« 2005-07 | HomePage
| 2005-09 »
30/08/2005
Alamat Pengrajin Batu Tulungagung
Kemaren sms nanyain alamat pabrik kerajinan batu di Tulungagung. Ga nyangka kalo dia jawab sampek 3 potong sent isinya alamat dan aneka produknya, mungkin promo sekalian getok tular.
Yah, aku tempel di blog aja, biar nyantol di google sehingga lebih berguna bagi dia, calon² pembeli, dan relasinya.
LANI MOSAICKProduk :
Gravel Merah, Onik Black, Mosaick Interlock, Coenting, Square, Marmer Bakar, Marmo Merah, Kuning, Putih, Baligreen, Gobos, Kuning Ngemi, Alur Merah, Putih, Blank, Marmer untuk lantai putih B1, Trokol Merah dan Black, Batu Alam (PEBBELS) dari NTT, Alor, dan AMBON.Alamat :
Desa Watu Gedek, Dukuh Pelem, Kec. Campur Darat, Kab. Tulungagung.
Contact Person : Firdaus (0817 947 0377)
06:39 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this
27/08/2005
GRATIS : Mesin dan Body Printer Epson Stylus Color 200
Itu adalah printer yang nemaniku garap skripsi. Setelah jarang dipake ternyata head-nya rusak. Waktu aku tanyakan ke dealer epson, harga head itu nyaris sama dengan harga printer baru model sekarang. Yo wes, buat temen-temen pembaca yang bisa memanfaatkannya, body dan mesinnya masih bagus, mungkin dapat dikanibal dengan printer yang dipunyai :). Silahkan ambil, gratis di kos saya:
Bahtiar d.a. Jl. Puger III no.3 Pugeran Maguwoharjo Ring Road Utara Yogyakarta HP/SMS 08132 8484 289Melihat detil gambar tersebut silahkan klik [sini], terima kasih.
09:45 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this
26/08/2005
Penyamun di Sarang Pengagum
Mengkopi dari sideblog-nya Mas Kere Kemplu (kalo beruntung akan menjumpai sideblog-nya di sini) :
sekadarberbagiTerhitung 1 September 2005 lantai itu bakal ditempati Mas Roni Lantip, maka maklumat itu saya ambil untuk disimpen :)Wed Aug 24 2005 12:51 PM
Bahtiar Rifai itu aktivis dunia maya, di blogya berjejal sejumlah layanan online yang dia langgani. Maklumlah dia warnetman. Bagaimana hubungannya dengan dunia nyata, non-maya begitulah, tercermin dari sebuah maklumat di tempat yang mungkin dihuni Non Maya. Lantai atas warnet itu adalah indekosan cewek.
06:56 Posted in Narsis | Permalink | Comments (0) | Email this
25/08/2005
Google Talk
Dari 360-nya Bapak Enda, saya jadi tahu kalo Gmail ngasih fasilitas ceting yang disebut Google Talk. Cobalah donlot, install, dan rasakan kenyamanannya :)
- Syaratte : Requires Windows XP/2000, lho :)
- Jangan lupa add saya di bahtiar@gmail.com

01:12 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this
22/08/2005
SIGN OUT MENDADAK !
| : bahtiar_rifai@yahoo.com | |
| : http://bahtiarnews.tk | |
| : bahtiar@gmail.com | |
| : http://bahtiar.tk |
Kuakui perbuatan itu, la piye meneh ? sebagai buruh warnet, kesempatanku online hanya tergantung dengan sepi atau ramainya pengunjung. Saat ramai - cuman bisa duduk-duduk sambil siap sedia bila ada pelanggan yang membutuhkan bantuan internet, saat sepi aku baru bisa berhallo-hallo di Yahoo Messengger, dan bila pelanggan datang - aku harus keluar dari komputer saat itu juga ... :(
Ok temen-temin, saya mohon maafkan.
07:29 Posted in Maaf | Permalink | Comments (0) | Email this
17/08/2005
BANDINGKAN TEKS² PROKLAMASI
P R O K L A M A S INIIKami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta.
BismillahirrahmanirrahimACHEHDengan Nama Allah Yang Maha Pemurah, Maha Pengasih
Ashhadu alla ilaha illallah, wa ashhadu anna Muhammadarrasulullah
Kami, Ummat Islam Bangsa Indonesia
MENYATAKAN :
BERDIRINYA NEGARA ISLAM INDONESIA
Maka Hukum yang berlaku atas Negara Islam Indonesia itu, ialah : HUKUM ISLAM.
Allahu Akbar ! Allahu Akbar ! Allahu Akbar !
Atas nama Ummat Islam Bangsa Indonesia
IMAM NEGARA ISLAM INDONESIA
ttd
S.M. KARTOSOEWIRJO
Madinah - Indonesia,
12 Syawal 1368 / 7 Agustus 1949.
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIMRMSKEPADA BANGSA-BANGSA DI DUNIA,
Kami bangsa Acheh Sumatra, telah melaksanakan hak hak kami untuk menentukan nasib sendiri, dan melaksanakan tugas kami untuk melindungi hak suci kami atas tanah pusaka peninggalan nenek moyang, dengan ini menyatakan diri kami dan negeri kami bebas dan merdeka dari penguasaan dan penjajahan regime asing Jawa di Jakarta.
Tanah air kami Acheh, Sumatera, telah menjadi satu negara yang bebas, merdeka dan berdaulat selama dunia terkembang, Belanda adalah penjajah asing yang pertama datang mencoba menjajah kami ketika ia menyatakan perang kepada negara Acheh yang merdeka dan berdaulat, pada 26 Mart 1873, dan melakukan serangan atas kami pada hari itu juga, dengan dibantu oleh serdadu-serdadu sewaan Jawa, apa kesudahannya serangan Belanda ini sudah tertulis pada halaman muka surat-surat kabar di seluruh dunia, surat kabar London "Times" menulis pada 22 April, 1873:
"Suatu kejadian yang sangat menarik hati sudah diberitakan terjadi di kepulauan Hindia Timur, satu kekuatan besar dari tentara bangsa Eropah sudah dikalahkan dan dipukul mundur oleh tentara anak negeri... tentara negara Acheh, bangsa Acheh sudah mendapat kemenangan yang menentukan. Musuh mereka bukan saja sudah kalah, tetapi dipaksa melarikan diri".
Surat kabar Amerika, "The New York Times" pada 6 Mei 1873, menulis: "Peperangan yang berkubang darah sudah terjadi di Acheh, kerajaan yang memerintah Sumatra Utara, tentara Belanda sudah menyerang negara itu dan kini kita sudah mengetahui kesudahannya, serangan Belanda telah dibalas dengan penyembelihan besar-besaran atas Belanda, jenderal Belanda sudah dibunuh, dan tentaranya melarikan diri dengan kacau balau. Menurut kelihatan, sungguh-sungguh tentara Belanda sudah dihancur leburkan.
Kejadian ini telah menarik perhatian seluruh dunia kepada kerajaan Acheh yang merdeka dan berdaulat lagi kuat itu. Presiden Amerika Serikat, Ulysses S. Grant sengaja mengeluarkan satu pernyataan yang luar biasa menyatakan negaranya mengambil sikap neutral yang adil, yang tidak memihak kepada Belanda atau Acheh, dan ia meminta agar negara-negara lain bersikap sama sebab ia takut perang ini bisa meluas.
Para hari 25 Desember (hari natal), 1873, Belanda menyerang Acheh lagi, untuk kali yang kedua, dengan tentara yang lebih banyak lagi, yang terdiri dari Belanda dan Jawa, dan dengan ini mulailah apa yang dinamakan oleh majalah Amerika "Harper's magazine" sebagai "perang seratus tahun abad ini". Satu perang penjajahan yang paling berlumur darah, dan paling lama dalam sejarah manusia, dimana setengah dari bangsa kami sudah memberikan korban jiwa untuk mempertahankan kemerdekaan kami. Perang kemerdekaan ini sudah diteruskan sampai pecah perang dunia ke-II, delapan orang nenek dari yang menandatangani pernyataan ini sudah gugur sebagai syuhada dalam mempertahankan kemerdekaan kami ini. Semuanya sebagai Wali Negara dan Panglima Tertinggi yang silih berganti dari negara islam Acheh Sumatra.
Tetapi sesudah Perang Dunia ke-II, ketika Hindia Belanda katanya sudah dihapuskan, tanah air kami Acheh Sumatra, tidaklah dikembalikan kepada kami, sebenarnya Hindia Belanda belum pernah dihapuskan. Sebab sesuatu kerajaan tidaklah dihapuskan kalau kesatuan wilayahnya masih tetap dipelihara -sebagai halnya dengan Hindia Belanda, hanya namanya saja yang ditukar dari "Hindia Belanda" menjadi "Indonesia" Jawa, sekarang bangsa Belanda telah digantikan oleh bangsa Jawa sebagai penjajah, bangsa Jawa itu adalah satu bangsa asing dan bangsa seberang lautan kepada kami bangsa Acheh-Sumatera. Kami tidak mempunyai hubungan sejarah, politik, budaya, ekonomi dan geografi (bumi) dengan mereka itu. Kalau hasil dari penaklukan dan penjajahan Belanda tetap dipelihara bulat, kemudian dihadiahkan kepada bangsa Jawa, sebagaimana yang terjadi, maka tidak boleh tidak akan berdiri satu kerajaan penjajahan Jawa diatas tempat penjajahan Belanda. tetapi penjajahan itu, baik dilakukan oleh orang Belanda, Eropah yang berkulit putihm atau oleh orang Jawa, Asia yang berkulit sawo matang, tidaklah dapat diterima oleh bangsa Acheh, Sumatera.
"Penyerahan kedaulatan" yang tidak sah, illegal, yang telah dilakukan oleh penjajah lama, Belanda, kepada penjajah baru, Jawa, adalah satu penipuan dan kejahatan politik yang paling menyolok mata yang pernah dilakukan dalam abad ini: sipenjajah Belanda kabarnya konon sudah menyerahkan kedaulatan atas tanah air kita Acheh, Sumatera, kepada satu "bangsa baru" yang bernama "Indonesia". Tetapi "Indonesia" adalah kebohongan, penipuan, dan propaganda, topeng untuk menutup kolonialisme bangsa Jawa. Sejak mulai dunia terkembang, tidak pernah ada orang, apalagi bangsa, yang bernama demikian, di bagian dunia kita ini. Tidak ada bangsa yang bernama demikian di kepulauan Melayu ini menurut istilah ilmu bangsa (ethnology), ilmu bahasa (philology), ilmu asal budaya (cultural antropology), ilmu masyarakat (sociology) atau paham ilmiah yang lain, "Indonesia" hanya merek baru, dalam bahasa yang paling asing, yang tidak ada hubungan apa-apa dengan bahasa kita, sejarah kita, kebudayaan kita, atau kepentingan kita, "Indonesia" hanya merek baru, nama pura-pura baru, yang dianggap boleh oleh Belanda untuk menggantikan nama "Hindia Belanda" dalam usaha mempersatukan administrasi tanah-tanah rampasannya di dunia Melayu yang amat luas ini, sipenjajah Jawapun tahu dapat menggunakan nama ini untuk membenarkan mereka menjajah negeri orang di seberang lautan. Jika penjajahan Belanda adalah salah, maka penjajahan Jawa yang mutlak didasarkan atas penjajahan Jawa itu tidaklah menjadi benar. Dasar yang paling pokok dari hukum internasional mengatakan: "Ex Injuria Jus Non Oritur"- Hak tidak dapat berasal dari yang bukan hak, kebenaran tidak dapat berasal dari kesalahan, perbuatan legal tidak dapat berasal dari illegal.
Meskipun demikian, bangsa Jawa tetap mencoba menyambung penjajahan Belanda atas kita walaupun Belanda sendiri dan penjajah penjajah barat lainnya sudah mundur, sebab seluruh dunia mengecam penjajahan. Dalam masa tiga-puluh tahun belakangan ini kami bangsa Acheh, Sumatera, sudah mempersaksikan betapa negeri dan tanah air kami telah diperas habis-habisan oleh sipenjajah Jawa; mereka sudah mencuri harta kekayaan kami; mereka sudah merusakkan pencaharian kami; mereka sudah mengacau pendidikan anak kami; mereka sudah mengasingkan pemimpin-pemimpin kami; mereka sudah mengikat bangsa kami dengan rantai kezaliman, kekejaman, kemiskinan, dan tidak peduli: masa hidup bangsa kami pukul rata 34 tahun dan makin sehari makin kurang. Bandingkan ini dengan ukuran dunia yang 70 tahun dan makin sehari makin bertambah, sedangkan Acheh, Sumatera, mengeluarkan hasil setiap tahun bagi sipenjajah Indonesia-Jawa lebih 15 milyar dollar Amerika yang semuanya dipergunakan untuk kemakmuran pulau Jawa dan bangsa Jawa.
Kami, bangsa Acheh, Sumatera, tidaklah mempunyai perkara apa-apa dengan bangsa Jawa kalau mereka tetap tinggal di negeri mereka sendiri dan tidak datang menjajah kami, dan berlagak sebagai "Tuan" dalam rumah kami, mulai saat ini, kami mau menjadi tuan di rumah kami sendiri; hanya demikian hidup ini ada artinya, kami mau membuat hukum dan undang-undang kami sendiri; yang sebagai mana kami pandang baik; menjadi penjamin kebebasan dan kemerdekaan kami sendiri; yang mana kami lebih dari sanggup; menjadi sederajat dengan semua bangsa-bangsa di dunia; sebagaimana nenek moyang kami selalu demikian, dengan pendek: Menjadi berdaulat atas persada tanah air kampung kami sendiri.
Perjuangan kemerdekaan kami penuh keadilan, kami tidak menghendaki tanah bangsa lain- bukan sebagai bangsa Jawa datang merampas tanah kami, tanah kami telah dikaruniai Allah dengan kekayaan dan kemakmuran, kami berniat memberi bantuan untuk kesejahteraan manusia sedunia, kami mengharapkan pengakuan dari anggota masyarakat bangsa-bangsa yang baik, kami mengulurkan persahabatan kepada semua bangsa dan negara dari ke-empat penjuru bumi.
ATAS NAMA BANGSA ACHEH, SUMATERA, YANG BERDAULAT.
Tengku Hasan Muhammad Di TiroKetua, Angkatan Acheh, Sumatera Merdeka dan Wali Negara.
Acheh, Sumatera, 4 Desember 1976
Kalo ada yang punya tolong dikirim ke sini .... bisa lewat email bahtiar@gmail.comPAPUA
Kalo ada yang punya tolong dikirim ke sini .... bisa lewat email bahtiar@gmail.com
09:16 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this
Polisi HAM Negara Atjeh
4.12 Members of the Aceh organic police force will receive special training in Aceh and overseas with emphasis on respect for human rights.Memiliki arti kurang lebih :
4.12. Anggota polisi organik Aceh akan memperoleh pelatihan khusus di Aceh dan di luar negeri dengan penekanan pada penghormatan terhadap hak asasi manusia.Insya Allah, Polisi Negara Atjeh akan lebih manusiawi daripada polisi sogok'an produk RI ....
MoU dalam bahasa Inggris lebih rinci dapat dilihat di *sini*
08:50 Posted in Umum | Permalink | Comments (0) | Email this
16/08/2005
TOGELMANIA.COM
Terserah pada pengunjung untuk terus atau tidak, karena di halaman depan tertulis peringatan bahwa situs ini bukan untuk kalangan dewasa, tapi tertulis :
| Ikuti strategy-strategy dan rahasia dalam bermain TOGEL, maka keberhasilan dalam genggaman anda KAMI TIDAK MELAYANI PEMASANGAN, PEMESANAN DAN PEMBELIAN NOMOR TOGEL/KUPON TOGEL TIDAK ADA JUDI YANG AKAN MEMBUAT KITA MENJADI KAYA |
22:04 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this
COMPOSISI PERKAWINAN

07:10 Permalink | Comments (0) | Email this
15/08/2005
BIS JOGLOSEMAR
Pengalamanku pertama naek bis tersebut waktu ngisi acara Workshop Internet dan Blog di Semarang bareng Mas Nukman akhir Juli kemaren. Bisnya enak pake ada AC, tempat duduk 2-2, reclining seat, dan kondekturnya cewek seksi - kek pramugari di pesawat itu. Semboyannya JOGLOSEMAR - Executive Shuttle Bus, mbuh artine opo - pokok'e enak :)
Tempat ngetem antara lain :
- Jogja :
- Hotel Jayakarta, Jl. Adisucipto km. 8
- Hotel Saphir, Jl. Adisucipto 38
- Hotel Novotel, Jl. Jend. Sudirman 89
- Hotel Santika, Jl. Jend. Sudirman 19
- Hotel Grand Mercure, Jl. Jend. Sudirman 9
- Hotel Ibis, Jl. Malioboro 52-58
- Hotel Borobudur, Jl. Magelang km. 6,3. Ini kantor bis di Jogja (0274-7480462, 7475601). Sebelum berangkat sebaiknya pesen dulu, karena waktu liburan biasane penuh.
- Solo :
- Hotel Novotel, Jl. Slamet Riyadi 272
- Rumah Makan Sari, Jl. Slamet Riyadi 421, Purwosari
- Hotel Sahid Raya, Jl. Gadjah Mada 82
- Toko Dewi, Jl. Jend. Sudirman 8 Kartosuro
- Confort Inn, Jl. Slamet Riyadi 366. Kantor bis Solo (0271-7050441, 7050442, 7611612)
- Semarang :
- Hotel Graha Santika, Jl. Pandanaran 116
- TIC Pemuda, Jl. Pemuda 147
- Hotel Horison, Simpang Lima
- Hotel Grand Candi, Jl. Sisingamangaraja 6
- Grand Panorama - Alamanda Resto, Jl. Setia Budi Gombel. Kantor bis Semarang (024-70105010)
- Jogja-Semarang : Rp.25.000
- Jogja-Solo : Rp.15.000
- Solo-Semarang : Rp.20.000
Bis-nya resik, ga ono pengamen, copet, asongan lan bisa kenalan bule-bule wisatawan lagi .... :). Jadi buat temen-temen yang asal atau tujuannya deket dengan pick up points tersebut coba deh rasakan kenyamanan Joglosemar.

01:30 Posted in INFO | Permalink | Comments (0) | Email this

